Berbeda dengan bulan-bulan Ramadhan yang berkali-kali kulalui. Ramadhan kali ini memang sangat spesial. Ramadhan di tengah pandemi corona yang memaksa semua orang tetap berada di rumah, mulai dari sekolah sampai bekerja. Bahkan ibu-ibu rumah tangga yang punya jadwal rutin berbelanja untuk kebutuhan pangan di rumah. Saat pandemi harus meminimalisir waktu dan frekuensi berbelanjanya.
Berdiam diri di rumah memang butuh perjuangan, perlu banyak ide dan kreatifitas agar tidak bosan di rumah. Apalagi dalam keadaan perut kosong karena wajib bersaum di bulan Ramadhan.
Sebagai Guru saya bekerja di rumah, menggunakan gawai untuk update pekerjaan. Hal ini tidak butuh kreatifitas karena sudah ada juklak dan juknis pekerjaan. Tapi sebagai ibu dari anak-anak usia SD, mendampingi mereka di rumah selama 24 jam sehari penuh, benar-benar membutuhkan kreatifitas tingkat dewa.😊 Terlalu hiperbola memang.
Di awal program belajar di rumah, berdiam diri di rumah masih bisa dikondisikan bahkan guru-guru anak-anak pun masih semangat mensupport anak-anak. Menjelang Ramadhan, KBM dihentikan, anak diberikan tugas mengisi lembar kerja kegiatan Ramadhan. Untungnya sebelum Ramadhan datang, pihak sekolah sudah mengumumkan mengenai libur KBM ini.
Anak-anakku yang ketiga-tiganya masih usia SD, memintaku mengadakan sanlat seperti tahun lalu.
Tapi tahun ini kan sedang ada wabah, semua dilarang tuk berkumpul. Selintas aku berfikir belajar saja bisa online, kenapa sanlat tidak bisa. Akhirnya dibuat konsep dan terciptalah menjadi "Sanlat Ramadhan Online".
Pengumuman sanlat disebar H-1 Ramadhan, Alhamdulillah 20 peserta sudah terdaftar, termasuk ke 3 anakku. Aku membuat wag dengan nama "Ramadhan Bersama Flam"
Kegiatan sanlat dilakukan selama 7 hari berturut-turut dari tanggal 1 sampai 7 Ramadhan, bertepatan dengan tanggal 24-30 April 2020. Acara dimulai dari jam 8 dengan membaca 1 surat dalam Juz 'Amma.
Selanjutnya ada tausiyah singkat dan terakhir membuat kreatifitas yang hasilnya harus di foto san di share di status wa dan FB atau Ig jika peserta punya akunnya.
Berikut hasil kreatifitas anak-anak peserta Sanlat Online yang menjadi kenangan Ramadhan 1441 H kemarin:
Karena tak ingin sanlat ini hanya dirasakan oleh peserta, maka dibuatlah record hasil kegiatan sanlat di akun youtube Flam41n1 Family. Teman-teman bisa lihat di link berikut ini:
- https://youtu.be/v-dxs3WP5KU
- https://youtu.be/zgHiY8RNC_I
- https://youtu.be/-jyK1RWdvFM
- https://youtu.be/7Szi__0IfBY
- https://youtu.be/v03-x4I9M1w
Berbagi tulisan dan report kegiatan, tiada lain hanya ingin berbagi dan semoga bisa menginspirasi yang lainnya.
PSBB di bulan Ramadhan bukan berarti berdiam diri tanpa aktivitas. Masih banyak yang bisa dilakukan , apalagi Ramadhan bulan penuh berkah.
Kegiatan sanlat online ini nyatanya membuat kenangan tersendiri buatku, dan mungkin buat para pesertanya. Hingga saat ini, ketika Syawal sudah menyapa, kenangan itu masih ada.







